Category: windows


jadikan pc tua kerenan dikit

Tulisan ini khusus bagi anda yang masih meminati computer Pentium 2 sebagai pc pribadi.

Sebelumnya ada baiknya kita mengenal sedikit computer Pentium 2 anda. Computer pentium 2 yang ada yang memakai soket 7 dan mengunakan slot. Nah disini yang dibahas adalah yang mengunakan slot. Kenapa yang mengunakan slot? Kita ketahui bersama bahwa pentium 3 ada yang mengunakan slot (pertama kali keluar) dan ada yang mengunakan soket. Jika anda suka sedikit usil, pasti pernah nyoba processor pentium 2 anda diganti dengan processor pentium 3. tapi tentu saja tidak bisa berfungsi dengan baik, atau malah tidak hidup sama sekali.
Nah kenapa demikian? Jawabannya karena BIOS anda tidak mengenal procesor pentium 3 yang anda masukan, wah khan repot tuh.
Nah udah sedikit intronya. Sekarang sebelum kita menganti bikin komputer anda sedikit “keren” perlu beberapa hal yang perlu disiapin.

1. Anda harus mengerti mengunakan DOS (perintahnya)
2.
Anda harus mengetahui merek dan seri motherboard anda
3.
Anda harus siap gagal (ini kalo nasib anda jelek banget seh)
4.
Sediakan disket kosong

Kalo udah punya 4 hal diatas silakan mencoba untuk menjadikan komputer anda sedikit lebih kencang dari sebelumnya.mau tau neh caranya? Gene ne caranya (plototin komputernya ya)

1. Catat merek motherboard dan serinya, jika anda tidak tau, sebaiknya mengunakan tool, dalam hal ini penulis biasa mengunakan aida32 (udah barang lama, jadi udah ndak ada sedia di internet), atau mengunakan everest home edition,

(http://majorgeeks.com/downloadget.php?id=4181&file=14&evp=0da1e17dee7b6e8a3cc13fc5b7062019)

2. yang kedua silakan download versi bios nya yang terbaru ( cari di webnya ya)

3. udah selesai download silakan jalanin program downloadnya ( ada filenya versi ekstrak/ atau bikin boot disket dan ada yang versi dijalanin diDOS, dalam hal ini pilih yang ekstrak maklum lebih mudah), trus masukin disktet kosongnya dan ikuti perintah dari program tersebut

4. udah selesai bikin disket bootnya silakan restart komputernya

5. pastikan first boot komputer anda adalah disket

6. setelah itu tinggal ikutin aja perintah upgradenya (ndak dijelasin soalnya setiap motherboard beda banget). Pada saat mengupgrade bios tersebut pastikan listrik anda tidak mati, soalnya jika listrik mati, anda harus menyediakan buget lagi untuk beli board yang baru alias moterboard anda tidak bisa diselamatkan lagi. Waktu mengupgrade bios ini sangat tergantung dari bios tersebut

7. setelah selesai upgrade bios silakan anda mencoba memasang procesor pentium 3 anda pada motherboard tersebut.

8. catatan jika masih tidak bisa digunakan procesor pentium 3 tersebut dengan baik cuba ulangi upgrade bios tersebut mengunakan procesor pentium 3 tersebut

good luck, mudah2an anda menikmati komputer baru anda tanpa perlu mengeluarkan uang lebih untuk beli board yang baru.

1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\system
- Tulis: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

__________________________________________________ __________________________________________________ ___

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

menggunakan USB sebagai media bootable

USB Storage atau UFD (USB Flash Disk) tidak saja digunakan sebagai media penyimpanan data, namun lebih dari itu UFD bisa dijadikan sebagai pengganti Floppy Disk atau CD Startup untuk melakukan boot melalui DOS. Bisa dibayangkan di saat diperlukan Floopy/CD startup yang biasa digunakan rusak atau FDD/CD Drive itu sendiri yang bermasalah, tentu akan uring-uringan menghadapainya.

Kelebihan menggunakan UFD bootable disk adalah dari segi kecepatannya dibanding kalau menggunakan Floppy Disk. Selain itu UFD masih bisa digunakan sebagai media penyimpanan sesuai menurut fungsi yang semestinya.

Ikuti instuksi berikut :

1. Penting untuk melakukan backup terhadap isi UFD yang akan digunakan, karena nantinya UFD tersebut akan di Format.

2. Install SP27213.exe (USB Storage Format Tool), download disini

3. Jalankan Aplikasi yang sudah diinstal tersebut

4. Pilih merek atau type UFD pada tab Device

5. Tentukan juga type File Systemnya, FAT, FAT32 atau NTFS

6. Bisa juga dimasukan label pada Volume Label

7. Pada tab Format Options, beri tanda centang/checklist pada Create DOS Startup Disc selanjutnya klik Sub Option “Using Dos System Files Located at”

8. Pilih folder DOS System Files (hanya pada Win XP, untuk OS yang lain butuh file tambahan) silahkan download disini

9. Klik Start

Sekarang UFD-nya sudah bootable, untuk mencobanya silahkan masuk ke BIOS dan pilih First Boot Removable Disk.

Sebagai tambahan aja, untuk dapat menjalankan Norton Ghost under DOS via UFD ini copy seluruh isi folder R088Y, donwload disini neh.

Semoga bermanfaat !

Cara pertama adalah : Siapkan dulu secangkir kopi hangat dengan sedikit cemilan.. he.. ok…. !!!

1. buka dos commands / run di start
2. ketik attrib -s -h -a -r D:\* /s /d ? setelah itu lihat di drive yang terkena virus tadi apakah
sudah kembali yang asli folder2 kita dengan name file folder ?
kalau sudah dengan keterangan file folder ?- ok silakan restart computer…!!!
3. setalah computer kembali lagi seperti semua setelah di restart ok kita kembali lagi ke DOS
commands / run ketik command ?- setelah itu ketik DEL D:\*.scr /s ? dan simsalabim dah
beres tuh masalahnya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.